Back to Search View Original Cite This Article

Abstract

<jats:p>Artikel ini mengulas secara kritis keterkaitan antara dinamika deforestasi akibat ekspansi kelapa sawit, struktur pembiayaan perbankan, dan peluang transisi menuju industri sawit yang lebih berkelanjutan. Berangkat dari paparan mengenai status deforestasi dan pembiayaan sawit di Indonesia, penulis menyoroti tiga lapisan analisis yang saling berkaitan, yakni kontribusi ekonomi industri sawit, tren penurunan deforestasi, serta arsitektur pembiayaan yang masih belum sepenuhnya mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Artikel mengapresiasi upaya menghubungkan data geospasial deforestasi dengan risiko keuangan, sekaligus mengkritisi sejumlah asumsi yang mendasarinya, termasuk pengaruh fluktuasi harga komoditas terhadap penurunan deforestasi, kompleksitas hubungan temporal antara pembukaan hutan dan konversi menjadi kebun sawit, serta ketidakpastian efektivitas regulasi internasional seperti EUDR dalam menciptakan risiko stranded assets. Penulis juga menekankan pentingnya keadilan bagi petani sawit rakyat melalui pengembangan skema blended finance yang mampu mendukung peremajaan kebun sekaligus mengurangi risiko investasi. Artikel ditutup dengan rekomendasi agenda riset yang berfokus pada transparansi pembiayaan, evaluasi efektivitas kebijakan, dan pengembangan model pembiayaan transisi yang dapat diimplementasikan secara nyata.</jats:p>

Show More

Keywords

yang sawit deforestasi pembiayaan artikel

Related Articles

PORE

About

Connect