Abstract
<jats:p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan Angka Partisipasi Murni (APM) pendidikan menengah di Kabupaten Gorontalo serta memproyeksikan trennya sebagai dasar perencanaan pendidikan yang efektif. Metode kuantitatif digunakan dengan dua Teknik yaitu Analisis Korelasi Pearson untuk menguji hubungan APM (periode 2020-2024) dengan tiga variabel independen (jumlah populasi, jumlah sekolah, dan jumlah guru), dan Pemodelan Time Series ARIMA untuk memproyeksikan data APM (periode 2020-2024). Data yang digunakan merupakan data sekunder bersumber dari BPS. Hasil analisis menunjukkan tren kenaikan APM dari 2020 (56,93%) ke 2023 (63,37%), namun turun di 2024 (60,12%). Ditemukan korelasi negatif kuat (r = -0,89) antara APM dengan populasi usia 15-19 tahun. Proyeksi ARIMA(0,1,0) mengindikasikan APM akan naik perlahan hingga 62,52% pada 2027. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika demografi memiliki keterkaitan yang lebih kuat terhadap perubahan APM dibandingkan ketersediaan sarana pendidikan dalam jangka pendek, dan penurunan APM pada tahun 2024 memerlukan perhatian kebijakan khusus.</jats:p>