Abstract
<jats:p>Transisi ke energi ramah lingkungan sebagai kunci untuk mengatasi perubahan iklim global membutuhkan bahan mineral lebih banyak dibandingkan energi berbasis bahan bakar fosil, sehingga pasokan mineral kritis yang berkelanjutan sangatlah penting. Untuk itu diperlukan paradigma baru dalam pengelolaan sumber daya mineral yang keberlanjutan di Indonesia yaitu konsep pengolahan tuntas yang berbasis pada pengertian bahwa semua mineral dan logam yang terkandung dalam suatu bahan mineral ditargetkan sebagai produk, dan tidak ada mineral atau logam yang dianggap sebagai limbah. Konsep ini secara simultan juga meminimalisir limbah hilirisasi mineral serta terjadi proses ekonomi sirkular di mana sisa hasil pengolahan diolah lebih lanjut menghasilkan produk berharga yang mendukung peningkatan TKDN untuk program transisi energi.</jats:p>