Back to Search View Original Cite This Article

Abstract

<jats:p>Sampah menjadi permasalahan sulit diatasi di Indonesia, termasuk di Provinsi Bali dengan populasi 4.467.7 juta penduduk yang menyebabkan tingginya produksi sampah mencapai 915,5 ribu ton pada tahun 2021. Untuk mengatasi hal tersebut, dilaksanakan program edukasi berbasis masyarakat bernama Consciousness Trash Scan (CTS). Metode pengabdian melibatkan diskusi dengan TK Singasari I untuk menyusun jadwal kegiatan, pengembangan dan pengujian CTS dengan sampah organik dan non-organik, serta observasi untuk mengamati kemampuan anak-anak dalam memilah sampah. Proses implementasi alat dilakukan dengan cara memberikan kesempatan kepada masing-masing siswa untuk menggunakan CTS. Hasil analisis menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi, dengan anak menjadi lebih antusias dan terampil memilah sampah (62%), mengidentifikasi jenis sampah dengan benar (59%), dan memahami pentingnya sampah (64%). Dampak positif program meluas ke rumah mereka (69%) dan dianggap dapat ditiru di tempat lain (65%). Hasil observasi melibatkan 49 anak menunjukkan bahwa seluruhnya, atau 100%, telah memiliki kemampuan yang baik dalam membedakan jenis sampah organik atau anorganik. Dengan dukungan positif ini, program CTS berhasil memberikan pemahaman yang bermanfaat tentang pengelolaan sampah pada anak-anak.</jats:p>

Show More

Keywords

sampah dengan yang untuk program

Related Articles