Abstract
<jats:p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepuasan kerja dan gaya kepemimpinantransformasional terhadap kinerja karyawan, serta menganalisis peran keterikatan kerja sebagaimediator dalam hubungan tersebut pada karyawan PT X di Tangerang, khususnya di divisi HCGA-Legal yang berjumlah 60 orang. Variabel eksogen dalam penelitian ini adalah kepuasan kerja(X1) dan gaya kepemimpinan transformasional (X2), sedangkan variabel endogennya adalahkinerja karyawan (Y), dengan keterikatan kerja sebagai variabel mediator (M). Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas. Teknik pengambilansampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu pengambilan sampel yang jumlahnya samadengan populasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis jalur dengan bantuanperangkat lunak JASP versi 0.19.3. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diujivaliditas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidakberpengaruh langsung terhadap kinerja (p=0,592), namun berpengaruh signifikan terhadapketerikatan kerja (p<0,016). Keterikatan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja (p<0,001).Gaya kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja (p=0,266),tetapi berpengaruh signifikan terhadap keterikatan kerja (p=0,021). Selain itu, keterikatan kerjaberperan sebagai mediator yang signifikan dalam hubungan antara kepuasan kerja dan kinerja(p=0,021), serta dalam hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dan kinerja(p=0,026). Temuan ini menegaskan bahwa keterikatan kerja berperan sebagai mediator penuhyang menghubungkan kepuasan kerja dan gaya kepemimpinan transformasional dengan kinerjakaryawan PT X di Tangerang.Kata Kunci: kepuasan kerja; gaya kepemimpinan transformasional; keterikatan kerja;kinerja.</jats:p>