Abstract
<jats:p>Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang memerlukan perhatian serius karena dapat berdampak pada prestasi belajar dan kesehatan reproduksi di masa depan. Program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) telah dilaksanakan sebagai upaya pencegahan anemia, namun kepatuhan konsumsi masih rendah. Salah satu faktor yang diduga berperan adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan keluarga terhadap kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri anemia di SMP Negeri 2 Sasak. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri yang mengalami anemia sebanyak 39 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 53,8% responden tidak patuh mengonsumsi TTD dan 64,1% tidak memperoleh dukungan keluarga. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan konsumsi TTD (p = 0,007). Disimpulkan bahwa dukungan keluarga berperan dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah pada remaja putri anemia. Keterlibatan keluarga perlu ditingkatkan dalam program pencegahan anemia di sekolah.</jats:p>