Back to Search View Original Cite This Article

Abstract

<jats:p>Sambungan baja menggunakan baut tipe kritis selip mengandalkan kekuatan jepitan permukaan yang disambung akibat pemberian pra-tarik baut mutu tinggi (High Strength Bolt ­- HSB) yang digunakan, sehingga lebih rumit pengaplikasiannya dan lebih mahal dibandingkan sambungan tipe tumpu dengan pengencangan baut sampai kondisi snug tight. Meskipun demikian SNI 1729:2020 dan SNI 7972:2020 mensyaratkan sambungan baut dengan pra-tarik harus digunakan pada sambungan ujung komponen rangkap dan jika bekerja beban vibrasi/beban dinamis. Tujuan penelitian ini adalah melakukan studi analitis dan eksperimental pengaruh spasi baut yang berarti pengaruh jarak titik jepitan terhadap kuat geser sambungan baut kritis selip. Studi analitis dilakukan mengikuti peraturan yang berlaku, yaitu SNI 1729:2020. Studi eksperimental di laboratorium menggunakan HSB A325 M-12 dengan 3 (tiga) model benda uji, masing-masing 3 (tiga) spesimen yang dibedakan menurut spasi baut. Hasil uji kuat geser nominal sambungan kritis selip adalah 73 kN untuk benda uji 1 (spasi 40 mm) dan 60 kN untuk benda uji 2 (spasi 70 mm) dan benda uji 3 (spasi 96 mm). Terjadi perubahan/penurunan kekuatan sambungan dengan meningkatnya spasi baut/bertambahnya jarak jepitan namun secara keseluruhan masih memenuhi hasil perhitungan kuat nominal sambungan kritis-selip menurut ketentuan yang berlaku, yaitu 35,94 kN.</jats:p>

Show More

Keywords

sambungan baut yang spasi dengan

Related Articles